Jemput Bola Menjaga Kesehatan, Puskesmas Wae Codi Hadirkan Cek Kesehatan Gratis hingga Pelosok Kampung

 

Foto: Jajaran UPTD Puskesmas Wae Codi saat memberikan pelayanan CKG di Desa Gololanak, pada Senin (13/7/2026)


MANGGARAI, Papua Terbit,-Sejak pagi, halaman Kantor Desa Gololanak, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  dipenuhi warga. Bukan untuk menghadiri pesta adat atau kegiatan seremonial, melainkan memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dihadirkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Wae Codi.

Menariknya, peserta yang datang tidak hanya kalangan lanjut usia. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak antusias mengantre untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Kesadaran masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini menjadi pemandangan yang menggembirakan, pada Senin (13/7/2026)

Program CKG merupakan tindak lanjut kebijakan Pemerintah Pusat yang bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat.

Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Wae Codi, program ini dijalankan dengan cara mendatangi langsung desa-desa agar seluruh warga dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa terkendala jarak.

Sejumlah desa telah menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, di antaranya Desa Golo Woi sebagai ibu kota Kecamatan Cibal Barat, Desa Gololanak, serta beberapa desa lainnya. Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga menjangkau seluruh kampung di wilayah pelayanan UPTD Puskesmas Wae Codi.

Kepala Puskesmas Wae Codi, Hery Jefry, mengatakan CKG merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Program ini merupakan program dari pemerintah pusat yang dilaksanakan satu kali dalam setahun. Sasarannya mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi usia nol bulan hingga lanjut usia," ujarnya.

Menurut Hery, pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengecekan tekanan darah, tetapi mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penyakit yang diderita masyarakat.


"Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius," katanya.

Ia menegaskan, seluruh kampung di wilayah kerja Puskesmas Wae Codi menjadi sasaran program tersebut. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah agar seluruh penduduk memperoleh kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

"Kami turun langsung ke setiap kampung karena seluruh masyarakat menjadi target pelayanan. Saat ini kami sedang menyasar kampung-kampung yang sebelumnya belum sempat melaksanakan CKG," jelasnya.

Pelaksanaan CKG juga dipadukan dengan pelayanan kesehatan lainnya agar lebih efektif dan memudahkan masyarakat. Dalam satu kesempatan, warga dapat mengikuti pelayanan Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus imunisasi bagi kelompok sasaran.

Melalui pendekatan jemput bola seperti ini, Puskesmas Wae Codi berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terus meningkat. Sebab, menjaga kesehatan tidak dimulai ketika seseorang sakit, melainkan sejak dini melalui pemeriksaan rutin yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. "Kami juga berharap adanya dukungan masyarakat agar program CKG ini benar benar memberi dampak terhadap kesehatan masyarakat itu sendiri," pungkasnya (Karel)

Posting Komentar

0 Komentar