Sentani, Papua Terbit,-Anggota Majelis Rakyat Papua ( MRP ) yang juga ketua Panmus MRP Fraklin O. Demena pada Senin, 31 Agustus 2026 di Sentani Kabupaten Jayapura melakukan Penjaringan Aspirasi triwulan II tahun 2026, mengangkat tiga isu penting dibidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dengan tema: Perlindungan dan Pemenuhan Hak Orang Asli Papua di Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi ".
Franklin O. Demena mendengar secara langsung dan mencatat apa saja keluh kesah masyarakat yang selama ini belum terakomodir oleh pemerintah daerah, terutama melalui program yang bersumber dari dana Otsus.
Untuk bidang pendidikan aspirasi langsung disampaikan oleh Yuliana Apasedanya, Ia menyampaikan, terkait pendidikan banyak anak - anak asli Kabupaten Jayapura yang belum mendapat beasiswa sesuai dengan beban pendidikan mereka. Terutama mahasiswa akhir semester.
Lanjut, Yuliana mengungkapkan ada mahasiswa akhir semester yang mengajukan biaya pendidikan ke Pemerintah Kabupaten Jayapura sesuai dengan kebutuhan studi akhir semester mereka, namun yang direalisasikan tidak sesuai, padahal data sudah mereka lengkapi sesuai dengan syarat yang diberikan.
Hal tersebut menjadi pertanyaan, berapa besar biaya untuk mahasiswa akhir semester, Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini dinas pendidikan harus menjelaskan secara jelas dan terbuka, jangan informasinya lain, realisasi lain.
Selain pendidikan, Yuliana juga menyampaikan aspirasi dibidang kesehatan, mereka di kampung - kampung terkadang kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, ada Pustu namun tenaga kesehatannya tidak ada, seperti di Kampung Yepase Distrik Depapre ungkap Yuliana.
Tidak hanya Pustu, mereka juga saat ini mengalami trauma dengan insiden yang beberapa waktu lalu terjadi di wilayah pesisir Tanah Merah, yakni keracunan Makanan Bergizi Gratis ( MBG ), yang hingga saat ini belum ada kejelasan tentang tanggung jawab terhadap korban keracunan itu sendiri. Hal tersebut memuat mereka enggan menyuruh anak - anak mereka untuk mengkonsumsi MBG.
Selain keluh kesah dibidang pendidikan dan kesehatan, mereka juga mendapat kendala di bidang ekonomi, dimana hasil karya mereka berupa kerajinan tangan maupun kuliner tidak ada pasar untuk mereka, sehingga apa yang mereka kerjakan terkadang mubasir.
Dengan aspirasi - aspirasi itu, mereka berharap melalui penjaringan aspirasi oleh yang Mulai Franklin O. Demena Anggota MRP, dapat menolong mereka, untuk memperjuangkan aspirasi mereka hingga ke Pemerintah daerah setempat untuk ditindaklanjuti. ( DD )



0 Komentar